Video Gallery

Asep Kambali dan Kick Andy Show on Location

Created by adminhistoria on 27 December 2013

Dipublikasikan pada 1 Okt 2012 Jumat, 06 April 2012 21:30:00 WIB SEJARAH ITU ASYIK Siapa yang bilang bahwa belajar sejarah itu membosankan? Bikin ngantuk, `garing` dan `bete`? Kali ini Kick Andy mengajak jalan-jalan ke beberapa tempat seputar Kota Jakarta, untuk rekreasi sekaligus belajar sejarah. Tak cuma itu, dalam perjalanan ini ditambah pula dengan membagi hadiah buat siapa saja yang mampu menjawab kuis tentang sejarah tempat-tempat tersebut. Asyik kan? Ditemani oleh Asep Kambali, penggagas, pendiri dan Ketua Komunitas Historia Indonesia, Team Kick Andy seharian berkeliling mengunjungi tempat-tempat yang keberadaannya memiliki sejarah bagi Bangsa Indonesia. Bersepeda mulai dari Bundaran Hotel Indonesia hingga ke Monumen Nasional. Makan siang bersama di Kompleks Lapangan Banteng, lalu kita naik commuter atau KRL (kereta rel listrik) dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Jakarta Kota. Kemudian jalan kaki menyusuri lorong bawah tanah untuk menyeberang menuju Jalan Pintu Besar Utara, dimana lokasi komplek Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia terletak bersebelahan. Terakhir kami mengunjungi Museum Sejarah Jakarta, yang dikenal orang dengan nama Museum Fatahilah. Kami tak cuma berkeliling dan bersenang-senang, tetapi hari itu kami sekaligus belajar sejarah, bahkan juga membagi hadiah menarik untuk yang berhasil menjawab `tembakan` pertanyaan-pertanyaan seputar keberadaan tempat tersebut. Hasilnya? Mungkin benar bahwa telah terjadi penurunan penghargaan dan kepedulian sebagian besar masyarakat Indonesia terhadap natural heritage dan cultural heritage. Mungkin benar juga bahwa pengetahuan sebagian besar masyarakat Indonesia terhadap `warisan` ini akibat dari rendahnya kesadaran sejarah dan budaya tersebut. Dan mungkin benar juga adanya fenomena bahwa pelajaran sejarah sebagai media pengenalan heritage tidak lagi menjadi tren, tetapi menjadi pilihan di nomor kesekian bagi para siswa di sekolah. Intinya, sangat mencengangkan bahwa hanya sedikit orang `sadar sejarah`. Bahkan yang telah belasan tahun tinggal di Kota Jakarta ini pun tak sadar akan keberadaan tempat tersebut. Yang lebih menyedihkan, ternyata para siswa yang saat itu sedang beraktifitas bersama guru-guru mereka pun tak ingat lagi apa arti dan makna tempat - tempat yang mereka gunakan beraktifitas itu memiliki kisah berarti untuk Bangsa Indonesia. Bersama Kang Asep, panggilan Asep Kambali - mantan dosen Sejarah di beberapa kampus ternama di Jakarta, dengan setia membantu kami meluruskan jawaban bagi beberapa orang yang tidak tahu atau tidak bisa menjawab pertanyaan yang kami lempar. Semoga hasil perjalanan ini dapat menjadi cermin bagi kita, agar `Sejarah` yang menyangkut jati diri dan identitas suatu bangsa, tak mudah untuk dilupakan, dihilangkan, bahkan ditinggalkan. Bila itu terjadi, maka bencana bagi bangsa ini. Nasionalisme salah satunya hanya bisa ditumbuhkan melalui pendidikan Sejarah dan Budaya, dan bila hal ini disadari betul, maka tak akan mudah bagi bangsa ini untuk dikendalikan bangsa lain. Terakhir, tentu saja nantikan kami di kota Anda, dan pastikan Anda sudah belajar tentang sejarah bangsa Indonesia.

Tags : No Tags

Comments

You need to login to give a comment